Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Innal hamda lillah nahmaduhu wa nasta’inuh, wa nastaghfiruh, wa na’udzu billahi min syuruuri anfusinaa wamin sayyiaati a’maalinaa, mayyahdihillahu falaa mudhillalah, wa mayudhlil falaa haa diya lah. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahu wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluhu.

    Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang senantisa melimpahkan rahmatnya kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di sini, di gedung ini dengan keadaan sehat wa-afiat. Yang kedua tidak lupa sholawat dan salam yang senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafaatnya di hari akhir nanti.

    Yang saya hormati Ibu Rahutami selaku Rektor Universitas Negeri Malang Yang saya hormati Bapak/Ibu dosen dan seluruh karyawan Universitas Negeri Malang Yang saya hormati para peserta Seminar Pengembangan Pemuda Menjadi Pribadi Pengusaha. Dan saya mengucapkan banyak terimakasih bagi panitia yang telah mempersiapkan ini dengan baik dan lancar.

    Sebelum kita masuk kedalam pembahasan, pernahkah kita menyadari bahwa betapa banyak pengusaha-pengusaha sukses yang mrintis karirnya mulai dari nol hingga menjadi besar. perlu anda ketahui Ternya mereka kebanyakan mempunyai latar belakang orang susah atau orang tidak mampu namun mempunyai mimpi yang begitu besar.

    Rata-rata para pengusaha-pengusaha besar yang sukses itu, ternyata mereka mempunyai latar belakang pendidikan sekolah yang tidak terlalu tinggi, misalnya lususan SD, SMP atau bahkan tidak lulus SD. Misalnya kisah Pak Kuswantoro dari Malang Jawa Timur yang sukses membuat Kripik dari bonggol pisang dan usahanya berkembang sampai ke skala nasional, beliau adalah seorang lulusan SD yang mempunyai etos kerja dan semangat juang yang sangat tinggi sehingga beliau mampu mewujudkan cita-citanya.

    Pendidikan yang tinggi seseorang tidak menjamin ia akan mendapat pekerjaan yang baik dan menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan jika ia tidak pernah beranjak dari mipi-mimpinya dan mewujudkan.

    Kebanyakan pengusaha-pengusaha yang telah berhasil malah memperkerjakan orang-orang memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi. Jadi, pada intinya, kita yang berjiwa muda mempunyai kesempatan yang selebar-selebarnya untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Masih cukup banyak waktu untuk berusaha sebaik mungkin dalam mewujudkan apa yang kita cita-citakan.

    Kita sebagai generasi muda harus mempunyai cara berfikir yang visioner, yakni mampu melihat peluang dimasa depan dan mampu memanfaatkan peluang tersebut. Disini saya bukan berarti melarang anda untuk menempuh pendidikan yang setinggi-tingginya. Akan tetapi kita semua harus mempunyai jiwa-jiwa pengusaha sehingga nantinya dapat diandalkan untuk mengangkat perekonomian Indonesia yang lebih baik lagi.

    Bagi Pemuda pemudi yang saat ini sedang mencari dan membentuk jati dirinya, haruslah mempunyai sudut pandang yang lebih baik, khususnya dalam membangun perekonomiannya sediri, terlebih dapat bermanfaat dan memajukan perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar.

    Faktor untuk membentuk jiwa-jiwa pengusaha salah satu caranya adalah membekali diri dengan pelatihan berwira usaha sehingga nantinya dapat menumbuhkan benih-benih pemuda berjiwa interpreneur. Hal ini penting, karena salah satu unsur pokok penunjang kehidupan adalah perekonomian oleh karena itu Marilah pemuda dan pemudi generasi penerus bangsa teruslah bergerak, berfikir kreatif dan inovatif dan jangan pernah ragu untuk mencoba berwira usaha Jangan pernah takut gagal, karena semua orang-orang yang sukses awalnya belajar dari kegagalan-kegagalan yang mewarnai prosesnya menuju suatu kesuksesan.

    Jika kita mampu bergerak dan mengalahkan diri sendiri, segalanya menjadi mungkin. Sebenarnya yang membatasi kemampuan kita adalah pikiran kita sendiri. Kemampuan berfikir manusia itu tidak terbatas, kita sendiri yang kadang membatasi pemikiran-pemikiran kita tersebut. Kita harus menjadi jiwa muda yang mempunyai pengaruh-pengaruh yang baik bagi generasi-generasi yang akan datang.

    Sekian yang dapat saya sampaikan dalam sambutan pada acara seminar kali ini, pada penutupan kali ini saya hendak menegaskan sekali lagi, kita harus menjadi pemuda yang selalu memupuk semangat untuk menjadi generasi wirausaha. Semoga apa yang saya katakan dan saya ungkapkan bermanfaat bagi anda semua, dan mohon maaf atas semua kesalahan.

    Ihdinasirotolmustakim sumassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang