-->

Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Letak astronomis Indonesia antara 6° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT. Dengan letak tersebut, Indonesia dilewati garis equator (0°) atau disebut dengan garis khatulistiwa yang terletak di antara 0° LU - 23,5° LU dan 0° LS - 23,5° LS. Posisi ini menjadikan negara indonesia menjadi negara yang beriklim tropis.

    Letak Indonesia

    Secara Astronomis Indonesia terletak di daerah tropis, terbentang dari utara ke selatan antara 6° LU hinga 11° LS serta dari barat ke timur antara 95° BT hingga 141° BT. Secara Geogratis indonesia terletak di daerah antara pegunungan besar yaitu rangkaian pegunungan Mediteran dan rangkaian pegunungan sirkum pasifik. Indonesia terletak pada pertemuan Lempeng Listosfer yaitu lempeng lempeng indonesia - australia yang bertumbukan dengan lepeng asia. Indonesia secara geoglogis guja terletak pada tiga daerah dangkalan yaitu dangkalan sunda, dangkalan sahul, dan daerah latu pertengahan australia asiatis. Secara Gegrafis Indonesia diapit oleh dua benua besar, yaitu benua Asia di sebelah barat laut dan Benua Australia di sebelah tenggara.

    Letak indonesia yang strategis karena berada pada posisi silang, dilalui oleh jaluar perdangan internasional baik melalui laut maupun udara. Kedaan ini tentunya sangat menguntungkan bagi bangsa indonesia namun juga memiliki posisi yang rawan pada saat terjadi konflik.

    Perubahan Musim di Indonesia

    Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Musim penghujan yang ada di wilayah sumatera dan kalimantan relatif lebih lama dibandingkan dengan musim hujan di wilayah nusa tenggara. Dengan demikian musin kemarau di sumatera dan kalimantan bisa jadi hanya beberapa bulan, tetapi di Nusa Tenggara dapat berlangsung lebih dari setengah tahun.

    Seorang ahli meteorologi bangsa Belanda yang bernama Buys Ballot mengemukakan hukumnya yang berbunyi : angin mengalir dari tempat yang bertekanan maksimum (dingin) ke tempat yang bertekanan minimum (panas). Pada belahan utara bumi, udara/angin berkelok ke kanan dan di belahan selatan berkelok ke kiri.

    Jenis-Jenis Tanah di Indonesia

    Tanah merupakan bagian atas bumi tempat tumbuhnya tanaman yang berasal dari batuan yang sudah lapuk bercampur dengan sisa makhluk hidup, air dan udara. Tanah di indonesia terbagi menjadi beberapa jenis yaitu:

    1. Tanah Organik (gambut) disebut juga tanah organosol atau histosol. Banyak terdapat di Sumatera, Kalimantan dan Papua. Penggunaan tanah ini umumnya digunakan untuk perkebunan. 
    2. Grumusol, tanah berasal dari batuan induk batu kapur dan tuffa vulkanik, kandunngan oganiknya rendah. Ada di jawa bagian tumur, madura, nusa tenggara, dan maluku, cocok untuk palawija dan perkebunan. 
    3. Latosol tersebar luas di Indonesia, batuan pembentuknya berasal dari batuan beku, senddimen, dan metamorf. Penggunaan lahana umumnya persawahan dan lahan kering, tergantung pada ketersediaan airnya. Cocok untuk padi, palawija, dan perkebunan. 
    4.  Andosol kebanyakan terdapat di Sumatera dan Jawa, yaitu pada daerah vulkanik aktif, pada lereng vulkan atas dengan bahan abu vulkanik dan tuff. Penggunaan lahannya untuk pertanian sayuran dan perkebunan. 
    5.  Aluvial, berasal dari endapan lumpur halus cocok untuk padi, palawija, dan perkebunan. Tanah aluvial tergantung asal endapannya, vulkanis atau batu gamping. 
    6.  Padsol, tekstur tanah berupa pasir, kandungan bahan organik sedang. Tanah padsol banyak dijumpai di sepanjang sungai-sungai besar sumatera, kalimantan dan irian. 

    Jenis-Jenis dan Persebaran Flora dan Fauna Indonesia

    Flora adalah dunia tumbuhan-tumbuhan. Jenis tumbuh-tumbuhan yang ada pada suatu wilayah belum tentu terdapat pada wilayah lain. Indonesia berada di kawasan sekitar katulistiwa, dengan demikian ditinjau dari wilayahnya, termasuk iklim tropis. Flora di Indonesia dibagi menjadi tiga tipe yaitu; hutan hujan tropis, hutan musim, dan hutan sabana tropik.

    Fauna adalah dunia hewan. Secara geografis indonesia terbagi menjadi dua wilayah utama, dan satu wilayah peralihan. Wilayah-wilayah tersebut adalah wilayah Asiatis, wilayah australis, dan wilayah peralihan.

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang