Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Masyarat  Indonesia sebagai bagian dari warga negara indonesia yang cinta akan tanah air wajib berperan serta dalam bela negara dari segala ancaman integrasi nasional baik itu dari dalam negeri maupun luar negeri untuk mempertahankan kemerdekaan dan menjaga kesatuan dan persatuan bangsa indonesia dengan yang telah dicapai oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raganya demi memperoleh kemerdekaan bangsa indonesia.

    Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara Menurut UU Nomor 3 Tahun 2002 pasal 9 ayat 1 tentang Pertahanan Negara Bukan hanya sebagai kewajiban dasar manusia, tetapi juga merupakan kehormatan warga negara sebagai wujud pengabdian dan rela berkorban kepada bangsa dan negara

    Ada beberapa dasar hukum dan peraturan tentang Wajib Bela Negara :

    1. Tap MPR No.VI Tahun 1973 tentang konsep Wawasan Nusantara dan Keamanan Nasional.
    2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 tahun 1954 tentang Pokok-Pokok Perlawanan Rakyat.
    3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 1982 tentang Ketentuan Pokok Hankam Negara RI. Diubah oleh Undang-UndangRepublik Indonesia Nomor 1 Tahun 1988. 
    4. Tap MPR No.VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dengan POLRI.
    5. Tap MPR No.VII Tahun 2000 tentang Peranan TNI dan POLRI. 
    6. Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik IndonesiaTahun 1945 Pasal 30 Ayat 1 dan 2: “Bahwa tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara dilaksanakan melalui system pemerintahan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI dan Kepolisian sebagai komponen utana, dan rakyat sebagai komponen pendukung”. Adapula pada Pasal 27 Ayat 3: “Bahwa tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara”.
    7. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara ayat 1: “Setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam Penyelenggaraan Pertahanan Negara”; ayat 2: “Keikutsertaan warga Negara dalam upaya bela negara dimaksud ayat 1 diselenggarakan melalui:
    • Pendidikan Kewarganegaraan
    • Pelatihan dasar kemiliteran
    • Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib 
    • Pengabdian sesuai dengan profesi.

    Pembelaan Negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaan, kesadaran, keikhlasan dan ketulusan dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara, menjaga harkat dan martabat bangsa, mempertahankan keutuhan NKRI serta wewujudkan cita-cita dan tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.

    1. Pasal 30 Ayat 1 UUD NRI Tahun 1945: “Tiap-tiapiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan Negara”.
    2. Pasal 27 Ayat 3 UUD NRI Tahun 1945: “Setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. 

    Contoh bentuk usaha pembelaan negara oleh warga negara :

    1. Mengikuti ronda malam siskamling
    2. Pelatihan dasar kemiliteran
    3. Pengabdian sebagai prajurit TNI secara sukarela atau wajib
    4. Pengabdian sesuai dengan profesi

    Bela negara yang bisa dilakukan oleh para siswa di sekolah :

    1. Mengikuti Upacara Bendera setiap hari senin dengan penuh kesadaran cinta akan tanah air
    2. Belajar dengan tekun dan penuh semangat demi menciptakan generasi muda yang cerdas
    3. Mengikuti organisasi yang menerapkan dasar-dasar kemiliteran, seperti Pramuka, Patroli Keamanan Sekolah PKS, Pasukan Pengibar Bendera Paskibra, Palang Merah Remaja PMR, dan organisasi lainnya.

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang