Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Untuk mencapai kesuksesan seorang wirausahawan perlu menerapkan sikap dan perilaku kerja yang prestatif dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kegiatan bisnis. Lalu apa itu prestatif? Perilaku kerja prestatif artinya orang yang selalu ingin maju atau berambisi maju. Seorang wirausahawan yang mempunyai perilaku kerja prestatif harus memiliki komitmen tinggi terhadap pekerjaannya dan setiap pikirannya tidak lepas dari bisnisnya. Wirausaha yang menerapkan perilaku kerja prestatif sebagai modal dasar untuk keberhasilan berwirausaha. Perilaku kerja prestatif dapat dilihat dalam sikap sebagai berikut:

    • Kerja Ikhlas yaitu bekerja dengan gaji pas-pasan, namun tetap bekerja dengan baik, dilandasi dengan hati yang tulus. Segala jerih payah bahkan rasa lelah tidak dirasakan sebagai suatu beban yang berat.
    • Kerja Mawas Diri dari Rasa Emosional dapat diartikan dengan tidak tergesa-gesa dalam mengambil suatu keputusan atau tindakan, tidak mudah terpancing oleh suasana dalam menerima suatu kritikan maupun pujian. Sebelum bertindak dipikirkan dengan matang keputusan apa yang akan diambil. Oleh karena itu sikap hati-hati perlu diterapkan agar tidak mudah terjebak pada kesalahan yang sama. 
    • Kerja Cerdas maksudnya bekerja tidak hanya mengandalkan oto saja tapi juga mengandalkan otak artinya untuk mencapai suskses tidah hanya dibutuhkan kerja keras saja akan tetapi juga kecerdasan untuk melakukan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima oleh masyarakat. Kerja 
    • Keras berarti bekerja dengan menggunakan sumber daya secara optimal, misalnya tenaga, pikiran, dan perasaan dalam menggunakan waktu, bahan, dana dan alat. 
    • Kerja Tuntas artinya kerja yang tidak setengah-setengah dan mampu mengorganisasikan bagian usaha secara terpadu dari awal sampai akhir untuk dapat menghasilkan usahanya secara maksimal. 

    Menerapkan sikap dan perilaku kerja prestatif dalam kehidupan sehari-hari dapat melalui beberapa aktivitas seperti berikut ini:

    Dalam lingkungan keluarga; Disiplin dalam menjalankan kewajiban, seperti ibadah, belajar dan membantu orang tua, tidak menunda-nunda pekerjaan serta mengisi waktu luang dengan kegiatan produktif, kreatif dan inovatif.

    Dalam lingkungan sekolah; belajar dengan sungguh-sungguh di sekolah, aktif mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah termasuk kegiatan organisasi yang ada di sekolah.

    Dalam lingkungan masyarakat; aktif dan beperan serta dalam organisasi kemasyarakatan sepreti karang taruna, organisasi keolahragaan, lembaga swadaya masyarakat, koperasi dan lain-lain

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang