Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Manusia memiliki sistem gerak yang terdiri dari tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak. Sistem gerak inilah yang memberi bentuk tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari serta melakukan berbagai aktivitas lainnya. Tulang, otot, dan sendi, ketiganya bersatu membentuk satu kesatuan dan memiliki fungsi yang berda-beda. Tulaang merupakan alat gerak pasih. Tulang Tidak dapat digerakkan jika tidak memiliki otot. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif. Otot inilah yang menggerakkan rangka. Dalam kehidupan sehari-hari, otot yang disebut dengan daging. Adapun sendi merupakan penghubung antartulang dalam tubuh.

    Rangka tubuh manusia terusun atas beberapa tulang, diantaranya: Tulang Tengkorak, Tulang Anggota Badan, Tulang Badan (Tulang belakang, Tulang Dada, Tulang Rusuk, Tulang Pinggul), Tulang Anggota Gerak. Tulang manusia dibedakan menjadi tulang keras dan tulang rawan atau disebut juga kartilago. Tulang kertas tersusun atas campuran antara kalsium dan kolagen. sedangkan tulang rawan tersusun dari sel-sel tulang rawan yang sifatnya kenyal dan lentur. Contoh tulang keras yaitu tulang tengkorak, tulang tangan, dan tulang laki. Adapun contoh tulang rawan yaitu tulang hidung dan tulang telinga.

    Tulang-tulang yang menyusun tubuh manusia sangat banyak jumlahnya. berdasarkan bentuknya tulang penyusun tubuh dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu; tulang pipa, tulang pendek, tulang pipih, dan tulang tidak beraturan.

    Persendian memegang peran penting dalam pergerakan tubuh. Dengan adanya sendi, kaki dan tangan dapat dilipat, diputar, dan sebagainya. Tanpa adanya sedi akan sulit bergerak bahkan tidak dapat bergerak sama sekali. Berdasarkan sifat gerak sendi dibedakan menjadi sedi mati (sinartrosis), sendi gerak (diartorsis), dan sendi kaku (amfiartrosis).

    Sendi mati adalah hubungan antartulang yang tidak dapat digerakkan, contohnya pada tulang tengkorak. Sendi gerak adalah hubungan antar tulang yang memungkinkan terjadi gerakan tulang secara bebas. Adapun sendi kaku adalah hubungan antar tulang yang kemungkinan terjadi gerakan tulang secara terbatasa, contohnya adalah tulang pergelangan tangan.

    Tulang dan dan persendian merupakan bagian penting untuk pergerakan. namun tanpa adanya otot maka sistem gerak tidak akan dapat berfungsi dengan baik. Bagian tubuh yang dapat melakukan pergerakan adalah otot. Hal ini karena otot mampu memendek dan memanjang sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan.

    Sistem gerak manusia dapat mengalami gangguan atau kelainan. Kelainan pada sistem gerak dapat terjadi karena beberapa hal, seperti kelainan sejak lahir, kekurangan vitamin, dan kecelakaan. Diantara ganggunan anta kelainan sistem gerak adalah sebagai berikut:

    • Rickets merupakan suatu kelainan pada tulang yang terjadi karena kekurangan zat kapur, fosfor, dan vitamin D. Kelainan ini dapat terlihat dari kaki yang berbentuk huruf O dan huruf X. 
    • Osteoporosis suatu keadaan dimana penghancuran tulang lebih cepat dari pada proses pembentukan tulang. Akibatnya tulang menjadi kropos. Penyebabnya yaitu karena kekurangan kalsium. 
    • Patah Tulang (Fraktura) yaitu suatu keadaan dimana tulang mengalami retak atau patah tulang karena terjadinya benturan atau tekanan yang terlalu keras akibat kecelakaan. 
    • Arthritis merupakan peradangan yang terjadi pada sendi, dapat terjadi karena banyak mengangkat atau membawa beban terlalu berat, ataupun infeksi mikroorganisme. Lepas Sendi dapat terjadi karena kecelakaanm dimana sendi lepas dari tempatnya sehingga ligamen putus/sobek. 
    • Kebiasaan Posisi Duduk yang salah dapat mengakibatkan pertumbuhan dan posisi tulang seseorang mengalami kelainan. Contoh kelainan akibat kebiasaan duduk yang salah adalah skoliosis, kifosis, dan lordosis.

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang