-->

Tutorial

  • Android
  • Blogger
  • Pendidikan
  • Printer
  • Komputer
  • MedSos
  • Darah merupakan alat transportasi atau alat pengangkut yang paling utama dalam tubuh manusia. Karena darah memiliki fungsi penting mengangkut zat-zat yang diperlukan tubuh diantaranya:

    1. Darah menganggkut oksigen dari paru-paru serta mengedarkannnya ke seluruh tubuh dan juga mengambil karbon dioksida dari seluruh tubuh untuk dibawa ke paru-paru. 
    2. Darah mengangkut hormon dari pusat produksi hormon ke tempat tujuannya di dalam tubuh. 
    3. Darah mengangkut sisa-sisa metabolisme sel untuk dibuang di ginjal. 
    4. Darah berfungsi menjaga kesetabilan suhu tubuh. 
    5. Darah juga berfungsi sebagai pembunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh. 

    Lalu bagaimana darah bisa melakukan fungsi-fungsinya tersebut? Darah memiliki komposisi yang terdiri atas sekitar 55% cairan darah (plasma) dan 45% sel-sel darah. Terdapat tiga macam sel darah, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

    Dalam dunia kedokteran darah dibagi dalam beberapa golongan yaitu golongan darah A, B, AB, dan O. Dasar penggolongan darah sistem ABO adalah keberadaan aglutionogen pada permukaan sel darah merah. Darah yang sel darah merahnya mengandung aglutinogen A disebut bergolongan darah A; darah yang sel darah merahnya mengandung aglutinogen B disebut disebut golongan daran B; Darah yang sel darah merahnya mengandung aglutinogen A dan aglutinogen B disebut golongan darah AB; dan darah yang sel darah merahnya tidak mengandung aglutinogen A dan B disebut bergolongan darah O.

    Penggolongan darah ini sangat penting dalam dunia medis, pada proses tranfusi darah. Jika seseorang mendapatkan tranfusi darah yang golongan darahnya berbeda hal ini dapat menimbulkan bahaya. Sebab dapat menyebabkan terjadinya pembekuan atau penggumpalan darah.

    Darah tidak dapat mengalir dengan sendirinya. Darah dapat mengalir dalam tubuh karena ada mesin pemompa yaitu jantung. di dalam tubuh, darah senantiasa berada di dalam pembuh-pembuluh darah, baik itu pembuluh yang besar maupun pembuluh yang kecil. Sistem peredaran darah pada manusia dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu peradaran darah paru-paru (peredaran darah kecil), dan perearan darah sistemik (peredaran darah besar).

    Terdapat beberpa gangguan atau penyakit pada sistem peredaran darah. Gangguan ini terjadi pada darah, jantung, pembuluh darah, atau tekanan darah. Berikut ini beberapa jenis gangguan peredaran darah:

    Anemia yaitu keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin.

    Leukemia yaitu pertumbuhal sel-sel putih yang tidak normal. Jaringan yang seharunya membentuk sel darah merah justru sebaliknya membentul sel-sek darah putih.

    Thalasemia yaitu penyakit keturunan dimana tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dan sel darah merah.

    AIDS yaitu penyakit AIDS disebankan oleh virus HIV yang menyerang sel darah putih manusia.

    Artikel Terkait:
    Bagi Anda yang ingin mendapatkan notifikasi update setiap harinya silahkan bergabung WhatsApp Group Gabung Sekarang
    Comment Sekarang